Merayakan Enam Tahun Itera Berkiprah

Secara de jure, 6 tahun Itera berkiprah. Tapi bagiku, usiamu saat ini adalah 8 tahun sudah 🤗❤️

Kau adalah “anakku” setelah Bintang yang 9,5 tahun usianya. Berangkat kerja bertemu “anakku” Itera, pulang ke rumah kembali bersama anakku Bintang. Bukankah tidak ada hal lain yg paling membahagiakan seorang ibu selain berkumpul dan menyaksikan tumbuh kembang anandanya?❤️

Jika Gus Baha mengajarkan pola pikir bahwa anak kandung adalah penerus tauhid, maka Itera bagiku adalah “anak” yang kelak menjadi pewaris peradaban. Fondasi yg kami letakkan semoga dapat kokoh menopang ❤️

Dua tahun de facto berusaha “melahirkanmu” bersama teman-teman dosen Angkatan 2012; merintis sejarahmu dari tiada menjadi mengada; dengan segala suka dan duka, tangis dan tawa, asa dan doa ❤️

Sebagai “anak” baru, tentunya banyak yg harus dipelajari. Tak pernah kurang daftar kiprah yang harus kau tekuni. Bahkan semua itu tak akan habis hingga kelak aku wafat nanti. Kau akan terus menjulang tinggi dan berkembang lebih dahsyat lagi, jauh dari apa yang dapat ku bayangkan saat ini ❤️

Pastinya, aku belum optimal dalam membesarkanmu. Tapi percayalah, kalaupun waktuku habis untukmu serta lelah dan sakitku adalah hasil jerihku membersamaimu; ku lakukan semua dengan suka cita dan harapan akan kebaikan-kebaikanmu, yang tak pernah henti menyala tanpa ragu ❤️

Aku menerima hadirmu sejak dahulu, dengan segala lebih dan kurangmu. Setiap hariku tanpa menggerutu, diisi dengan pikiran yang akan ku sumbangsihkan untukmu. Laguku akan merekam betapa aku menyayangi dan membanggakanmu ❤️

Kau digariskan menjadi “anakku” yang telah termaktub dalam kitab buaian-Mu. Aku bersyukur tinta-Nya telah menuliskan takdir bahwa aku menjadi salah satu “orang tua”mu. Selanjutnya adalah sejarah yang kita catat seiring waktu 🤗❤️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *